LUWU TIMUR – Dalam momentum penuh hikmah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Timampu, Kecamatan Towuti, Senin (08/09/2025), Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan penegasan sikapnya terkait penanganan korban kebakaran di Sorowako.
Di hadapan jamaah dan tokoh masyarakat, Irwan menegaskan bahwa kehadirannya di tengah warga terdampak bukanlah bagian dari pencitraan, melainkan bentuk kepedulian nyata seorang pemimpin.
“Yang di Sorowako kebakaran saya dianggap pencitraan, saya orangnya begitu. Saya hadir di tengah-tengah mereka minimal mengurangi beban mereka. Meskipun tidak memberikan apa-apa, tapi kehadiran kita setidaknya bisa menjadi obat bagi kesengsaraan mereka yang mengungsi,” tegas Irwan.
Bupati menekankan bahwa ia tidak ingin ada warga korban kebakaran yang ditinggalkan tanpa solusi. Karena itu, ia memastikan adanya alokasi tempat tinggal yang layak bagi seluruh korban.
“Makanya saya bilang, jangan tinggalkan tempat sebelum saya berikan tempat yang layak untuk mereka. Saya sampaikan ke Pak Camat Nuha, paling lambat lusa sudah ada tempat yang layak. Lusa saya rapat untuk memastikan bahwa 48 warga yang menjadi korban bisa mendapat tempat tinggal layak dan kompensasi,” jelasnya.
Irwan juga mengapresiasi empati dan solidaritas masyarakat Luwu Timur maupun Sulawesi Selatan yang secara sukarela menyalurkan bantuan bagi keluarga terdampak kebakaran.
“Alhamdulillah masyarakat Luwu Timur dan Sulawesi Selatan luar biasa empatinya. Saya ucapkan terima kasih kepada semua masyarakat yang telah berkontribusi memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak,” ungkapnya penuh haru.
Di akhir penyampaiannya, Irwan menitipkan pesan agar doa terus mengalir bagi para korban, sebab doa menurutnya adalah kekuatan terbesar dalam menghadapi musibah.
“Saya sampaikan ini agar menjadi bahan kita bersama. Kami hanya berharap bantuan, dukungan, terutama doa ta semua. Saya titip doa sama kita,” tutup Bupati. (*)





