LUWU TIMUR – Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mengembangkan potensi wisata terus diperkuat. Salah satunya melalui upaya menjadikan Danau Matano sebagai destinasi unggulan, dengan melakukan audiensi bersama Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Rombongan Pemkab Lutim yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Juana Fachruddin, diterima langsung oleh Kasubdit Wilayah III Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis Ditjen Cipta Karya KemenPU, Muhammad Rizat, ST, MT.
Dalam pertemuan tersebut, Andi Juana Fachruddin menegaskan bahwa pengembangan kawasan Danau Matano tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata semata, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.
“Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menyiapkan dokumen readiness criteria sebagai bentuk keseriusan kami. Kami berharap usulan pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) di Sumasang, Desa Sorowako, dapat menjadi prioritas dalam program kerja Ditjen Cipta Karya tahun 2027,” tuturnya.
Andi Juana menjelaskan, RTP yang direncanakan akan dibangun di kawasan strategis Danau Matano tersebut dirancang sebagai ruang publik multifungsi yang mampu mengintegrasikan berbagai kebutuhan masyarakat. Mulai dari area taman, jogging track, ruang bermain anak, hingga pusat kuliner dan fasilitas pendukung wisata air.
“RTP ini bukan hanya untuk mempercantik kawasan wisata, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial masyarakat, meningkatkan kesehatan melalui aktivitas fisik, sekaligus memperkuat fungsi ekologis ruang terbuka hijau dalam menyerap polusi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Andi Juana mengungkapkan bahwa berdasarkan perencanaan dari Ditjen Cipta Karya KemenPU, proyek RTP Sumasang Sorowako telah masuk dalam Sistem Informasi Perencanaan Anggaran (SIPA) dengan estimasi anggaran sekitar Rp24 miliar dan diproyeksikan menjadi prioritas pembangunan pada tahun 2027.
Ia optimistis, kehadiran RTP tersebut akan menjadi daya tarik baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Matano sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
“Ini akan menjadi ikon baru yang mendukung pengembangan pariwisata Danau Matano secara berkelanjutan,” pungkas Asisten II Bupati Luwu Timur.
Dalam audiensi tersebut, Asisten II Bupati turut didampingi oleh Kepala Bapperida Luwu Timur, Kamal Rasyid, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olah Raga, Muhammad Safaat DP., Plt. Kepala Dinas PUPR, Yusran, serta Fungsional Ahli Hukum Bagian Hukum Setdakab Luwu Timur, Zulkifli. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)





