Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu Timur, Salam Latief, memastikan kesiapan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026 dalam menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan.
Salam Latief mengatakan, seluruh peserta diharapkan mengikuti rangkaian pemusatan latihan dengan serius agar mampu menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Yang paling utama adalah kesiapan peserta dalam menjalankan tugas pada upacara HUT RI. Karena itu, selama pemusatan latihan, kedisiplinan harus menjadi perhatian utama,” ujar Salam Latief.
Menurutnya, disiplin menjadi bagian penting dalam proses pembentukan kesiapan calon Paskibraka, baik dalam mengikuti setiap materi latihan maupun menjalankan arahan dari para pelatih.
Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan masa pemusatan latihan dengan sebaik-baiknya dan menjaga konsistensi selama mengikuti proses pendidikan dan pelatihan.
“Peserta harus disiplin mengikuti seluruh tahapan latihan, sehingga ketika waktunya bertugas nanti, mereka benar-benar siap dan mampu melaksanakan amanah dengan baik,” katanya.
Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026 resmi dimulai di Aula Wisma Trans Malili, Sabtu (01/08/2026).
Kegiatan tersebut dibuka mewakili Bupati Luwu Timur oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Indra Fawzy, melalui prosesi penyematan perlengkapan latihan kepada dua perwakilan peserta, Reno Herdiansyah Katemba dari SMA 4 Lutim dan Atifah Zhifanka dari SMAN 2 Lutim.
Pemusatan latihan akan berlangsung hingga 18 Agustus mendatang dengan melibatkan delapan pelatih gabungan, terdiri dari empat personel TNI AD, satu TNI AL, dan tiga personel Polri.
Selain pembukaan diklat tingkat kabupaten, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelepasan dua pelajar Luwu Timur yang lolos sebagai perwakilan ke tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, yakni Ananda Dzakki dari SMAN 3 Lutim dan Ziti Zulqayda dari SMAN 7 Lutim. (*)





