LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan kerja Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, di wilayah operasional PT Vale Indonesia yang terletak di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Jumat (13/06/2025).
Dalam pernyataannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa kehadiran PT Vale selama lebih dari lima dekade telah memberi kontribusi besar, baik bagi perekonomian daerah maupun pelestarian lingkungan, khususnya di empat kecamatan dan 39 desa sekitar wilayah tambang.
“PT Vale di Kabupaten Lutim ini sudah kurang lebih 55 tahun hadir dan telah memberikan kontribusi besar bagi daerah, terutama bagi masyarakat kami. Dari sisi ekonomi, masyarakat di sekitar aktivitas PT Vale merasakan dampaknya secara langsung,” ujar Irwan.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas kunjungan Menteri Kehutanan yang dinilai membawa harapan dan peluang solusi terhadap berbagai persoalan kehutanan yang selama ini dihadapi masyarakat Luwu Timur.
“Alhamdulillah, kehadiran Pak Menteri hari ini menjadi bentuk kesyukuran bagi kami, karena banyak hal yang insyaallah bisa menjadi solusi, terutama wilayah kami yang masuk dalam kawasan hutan. Kami sudah berbincang, dan beliau siap membantu membuka peluang agar lahan yang masih berstatus kawasan bisa dimanfaatkan untuk pengembangan pangan daerah,” jelas Irwan.
Selain kontribusi ekonomi, Bupati Irwan juga menyoroti keberhasilan PT Vale dalam menjaga kelestarian lingkungan. Meski beraktivitas selama puluhan tahun di sektor pertambangan, kondisi lingkungan sekitar PT Vale dinilainya tetap terjaga, termasuk kualitas perairan dan danau di sekitar wilayah tambang.
“Kami bersyukur karena meskipun 55 tahun beroperasi, PT Vale mampu menjaga lingkungan sekitar dengan sangat baik. Bahkan danau yang berada dekat dengan aktivitas tambang tetap jernih. Ini tidak banyak terjadi di daerah lain yang punya area tambang di sekitar perairan,” ungkapnya.
Bupati Irwan menegaskan bahwa Pemkab Luwu Timur akan terus menjaga komunikasi dan koordinasi erat dengan manajemen PT Vale untuk memastikan keberlanjutan aspek ekonomi, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillah, sampai hari ini kami selalu berkoordinasi dengan manajemen PT Vale. Komunikasi yang baik inilah yang menjamin bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap dampak pertambangan bisa ditepis, karena PT Vale menunjukkan komitmen yang nyata,” pungkasnya.
Kunjungan kerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke Luwu Timur diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.





