LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, resmi melaunching Program BPJS Ketenagakerjaan “1 Desa/Kelurahan untuk 100 Pekerja Rentan” yang digelar di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Jumat (5/12/2025).
Program ini menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja rentan di seluruh wilayah kabupaten.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa program perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja rentan merupakan bagian dari Kegiatan Prioritas (KP-1) pemerintah daerah yang telah tertuang dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur.
“Perlindungan bagi pekerja rentan adalah komitmen kami. Melalui program ini, pemerintah hadir memastikan masyarakat pekerja yang memiliki risiko tinggi tetap mendapat jaminan sosial yang layak,” tegas Bupati Irwan.
Hingga tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah mencatat berbagai capaian dalam penyelenggaraan program BPJS Ketenagakerjaan, baik yang dibiayai melalui APBD Kabupaten maupun APBD Desa. Adapun capaian tersebut meliputi:
1. Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)/Pekerja Rentan 19.313 orang. Terdiri dari petani, pekebun, nelayan, pedagang, buruh harian lepas, dan berbagai kategori pekerja rentan lainnya.
2. Pekerja Penerima Upah (Formal) — 9.387 orang dengan rincian:
* Kepala desa dan perangkatnya: 1.706 orang
* Badan Permusyawaratan Desa (BPD): 804 orang
* RT/RW: 1.136 orang
* Linmas: 776 orang
* Penyuluh KB: 576 orang
* Upah jasa: 1.750 orang
* Upah jasa guru: 789 orang
* Petugas keagamaan: 1.850 orang
Secara keseluruhan, total pekerja yang telah terlindungi melalui program BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Luwu Timur mencapai 28.700 orang, dengan total anggaran sekitar Rp 5,1 miliar per tahun.
Program “1 Desa/Kelurahan untuk 100 Pekerja Rentan” diproyeksikan menjadi langkah strategis untuk terus memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial di Luwu Timur. Pemerintah daerah menargetkan seluruh desa dan kelurahan dapat memastikan minimal 100 warganya yang masuk kategori pekerja rentan mendapatkan jaminan BPJS Ketenagakerjaan.
Bupati Irwan berharap program ini mampu memberikan efek domino yang positif bagi kesejahteraan masyarakat.
“Semakin banyak pekerja yang terlindungi, semakin kuat pula ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat kita,” ujarnya. (*)





