LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menekankan pentingnya konsistensi ASN dalam mengikuti program pembinaan keagamaan, termasuk pelaksanaan shalat berjamaah di masjid. Pesan itu ia sampaikan saat memimpin apel pagi di Kantor Bupati, Senin (3/11/2025).
Dalam arahannya, Irwan menyampaikan bahwa penurunan intensitas ASN dalam melaksanakan shalat berjamaah akhir-akhir ini menjadi perhatian khusus.
Ia menilai program spiritual ini merupakan bagian penting dari pembinaan karakter aparatur pemerintah.
“Program shalat berjamaah mulai berkurang. Saya masih diam, tapi suatu waktu akan ada hasil yang kita lihat. Ini untuk diri kita sendir utamanya keimanan kita,” tegasnya.
Irwan mengingatkan bahwa ASN bukan hanya dituntut untuk profesional dalam bekerja, tetapi juga menjadi teladan dalam aspek moral dan spiritual. Masyarakat, kata dia, menilai dan mencontoh sikap serta perilaku pegawai pemerintah.
Selain itu, Irwan menegaskan bahwa pembinaan keagamaan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya memperkuat mental dan integritas aparatur negara. Ia berharap para ASN dapat menjalankan kegiatan keagamaan dengan kesadaran, bukan hanya karena aturan.
Bupati juga menegaskan, jika diperlukan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi lebih ketat terhadap kedisiplinan pegawai dalam mengikuti agenda keagamaan. Namun hingga saat ini, ia masih memberi ruang bagi ASN untuk menunjukkan komitmen tanpa paksaan.
“Saya diamkan dulu. Tapi jangan sampai nanti ada penyesalan ketika hasilnya kita lihat bersama,” ujarnya.
Irwan menutup dengan pesan bahwa ASN memegang peran strategis dalam menjaga marwah pemerintah daerah. Keteladanan, katanya, dimulai dari diri sendiri dan diwujudkan melalui sikap nyata, termasuk dalam menjalankan ibadah. (*)





