RSUD I Lagaligo Gelar Penyuluhan “Cara Sederhana Mengelola Stress” untuk Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Mental

LUWU TIMUR – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I Lagaligo kembali melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan bagi pengunjung melalui Program PKRS. Kali ini, penyuluhan mengangkat tema “Cara Sederhana Mengelola Stress”, berlangsung di ruang tunggu poliklinik, Rabu (10/12/2025).

Hadir sebagai narasumber, dr. Andi Sarah Amirah Syahrir, Sp.KJ, yang menjelaskan bahwa stress adalah respon alami yang dialami setiap orang. Namun, menurutnya, cara seseorang merespons tekanan tersebut sangat menentukan kondisi kesehatan mental maupun fisik.

“Stress tidak selalu buruk, tetapi jika dibiarkan berlarut-larut dapat berdampak pada kesehatan. Dampaknya dapat mempengaruhi tubuh seperti sakit kepala, jantung berdebar, gangguan pencernaan, dan tekanan darah meningkat. Selain itu, stress juga berdampak pada kesehatan emosional seperti cemas, sedih, perubahan mood, hingga rasa lelah berkepanjangan,” jelas dr. Sarah dalam paparannya.

Pada kesempatan tersebut, dr. Sarah juga membagikan empat cara sederhana dalam menghadapi stress, yaitu:

1. Teknik Relaksasi Pernapasan – menarik napas melalui hidung dan menghembuskannya perlahan melalui mulut.
2. Teknik Grounding – mengenali lingkungan sekitar dengan melihat 5 objek, menyentuh 4 hal, mendengar 3 suara, menghirup 2 aroma, dan merasakan 1 sensasi.
3. Teknik Relaksasi Otot – melakukan peregangan ringan untuk melepaskan ketegangan.
4. Memperbaiki Pola Pikir – mengenali pikiran dan mengajukan pertanyaan pada diri sendiri untuk mengurangi beban mental.

Penyuluhan berlangsung interaktif dan ditutup dengan sesi tanya jawab. Peserta yang merupakan pasien, keluarga pasien, dan pengunjung rumah sakit aktif mengajukan pertanyaan terkait pengelolaan stress dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ditutup dengan pembagian souvenir sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang turut berpartisipasi. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *