MACCARITAMEDIA.COM – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat pembangunan ekonomi yang bertumpu pada potensi lokal, koperasi, dan UMKM.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka Pekan Expo Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (K-UMKM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Lapangan Iniaku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (6/10/2026).
Dalam sambutannya, Irwan menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh hanya bertumpu pada kekuatan modal besar. Ekonomi harus memberikan ruang bagi masyarakat untuk tumbuh, berproduksi, mengembangkan usaha, dan menikmati nilai tambah dari potensi daerahnya.
“Ekonomi harus tumbuh bersama masyarakat. Koperasi harus menjadi kekuatan kolektif, UMKM harus menjadi kekuatan ekonomi lokal, dan pemerintah harus menjadi fasilitator yang membuka jalan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa Pemkab Luwu Timur mengembangkan pendekatan ekonomi terintegrasi dengan menghubungkan potensi desa, produksi masyarakat, UMKM, koperasi, dan pasar dalam satu rantai ekonomi.
Melalui Program PANDU JUARA, setiap desa didorong mengembangkan komoditas unggulan sesuai potensi masing-masing, dengan dukungan bantuan keuangan khusus sebesar Rp2 miliar per desa. Pelaksanaan awal program ini telah melibatkan 33 desa sebagai sampel sejak tahun sebelumnya.
Di sisi lain, koperasi diharapkan mampu memperkuat posisi tawar masyarakat melalui pengumpulan produk, konsolidasi pasokan, peningkatan kualitas, dan perluasan akses pemasaran.
Sementara itu, UMKM berperan menciptakan nilai tambah melalui produksi barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat.
Menurut Irwan, sinergi ketiga unsur tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Pekan Expo K-UMKM Sulsel 2026 pun diharapkan menjadi ruang pertemuan bagi berbagai potensi usaha dari 23 kabupaten/kota, sekaligus membuka peluang kerja sama dan kemitraan baru.
Ia berharap Luwu Timur dapat memberikan contoh pengembangan koperasi yang mandiri, modern, profesional, serta benar-benar menjadi kekuatan ekonomi rakyat. (*)





