MACCARITAMEDIA.COM – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Luwu Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa dan Pengawasan Dana Koperasi Desa Merah Putih di Grand Asia Hotel Makassar, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan yang diikuti aparatur pemerintah desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Luwu Timur ini dibuka secara resmi oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, serta menghadirkan narasumber yang memberikan penguatan terkait pengelolaan keuangan desa dan tata kelola koperasi desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Luwu Timur, Awaluddin Anwar, mengatakan bahwa bimtek ini merupakan bagian dari komitmen DPMD dalam meningkatkan kapasitas aparatur desa agar mampu mengelola keuangan desa secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Menurutnya, selain memperkuat pemahaman mengenai pengelolaan dana desa, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan pengawasan terhadap pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu program strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Sementara itu, saat membuka kegiatan, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh dan menerapkan ilmu yang diperoleh di desa masing-masing.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini tidak sekadar seremoni belaka. Hal-hal yang disampaikan oleh para pemateri betul-betul dapat kita simak dengan baik, dan yang tidak kalah penting adalah kita implementasikan dengan baik,” ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan bahwa pengawasan dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Luwu Timur karena merupakan langkah strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat dari tingkat desa.
Ia mengungkapkan, dari 125 desa dan 3 kelurahan di Kabupaten Luwu Timur, sebanyak 15 gedung Koperasi Desa Merah Putih telah rampung hampir 100 persen, sementara sekitar 80 koperasi lainnya masih dalam tahap pembangunan.
“Kami berharap desa-desa yang masih mengalami kendala segera berkoordinasi dan proaktif mencari solusi. Jika ada hambatan, segera laporkan kepada dinas terkait atau langsung kepada saya agar dapat segera ditindaklanjuti. Jangan sampai program yang sangat baik ini tertunda karena persoalan yang sebenarnya bisa kita selesaikan bersama,” tegas Irwan.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menyiapkan berbagai langkah agar Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya memiliki bangunan fisik, tetapi juga mampu menjalankan usaha secara produktif dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, DPMD Kabupaten Luwu Timur berharap aparatur desa semakin memahami prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang baik serta mampu mengoptimalkan peran Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Program Pembangunan Desa Unggul, Maju, dan Sejahtera (Pandu Juara) yang menjadi salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Luwu Timur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur PT Putri Dewani Mandiri, Hj. Andi Muafiah, Kepala DPMD Kabupaten Luwu Timur Awaluddin Anwar, para camat, Ketua APDESI Kabupaten Luwu Timur Suharman, serta peserta bimtek dari berbagai desa di Kabupaten Luwu Timur. (*)





